Strategi ngobrol sama cowo ?!

Posted: 15 Januari 2009 in ObroLan

man?

Cowo biasanya bakal ngerasa keganggu atau keusik kalo ketemu ma orang yang kompetitif atau agresif. Kalo kamu pengen berkomunikasi ma cowo, strategi sederhana yang perlu dilakuin adalah jangan mengusik atau menyela ketika dia ngomong. Mungkin aja hal kaya gitu agak sulit buat cewe karena menurutnya, berbicara bersama bakal ngebangun hubungan dan menunjukkan adanya kesan ‘turut berpartisipasi.’

Cewe berkeinginan buat memperlebar atau memperluas pembicaraan tentang berbagai hal,biar bisa keliatan ‘mengesankan’ di mata cowo2 dan pengen membuat seorang cowo merasa dirinya berarti.But, ketika cewe melakukanya, cowo malah justru cenderung membisu. Cowo juga bakal merasa tersinggung atau marah ‘coz sesuatu yang ia anggap sebagai selaan atau gangguan yang ga sopan.

Kalimat-kalimat yang dilontarkan cowo cenderung berorientasi pada pemberian solusi, karena itu dia ngerasa perlu menuntaskan pembicaraan sampe akhir kalimat yang diinginkannya. Kalo engga maka bisa dipastiin pembicaraannya jadi ga bermakna. Cowo ga bisa mengembangkan pembicaraan ke berbagai topik dengan waktu yang berbeda dalam satu pembicaraan tertentu dan ia menganggap orang yang melakukan hal semacam itu sebagai pembicara yang ga sopan dan bodoh.what??? Ini merupakan satu pengertian yang asing bagi seorang cewe. Cewe santai aja melakukan pembicaraan dengan berbagai topik dalam satu waktu dengan tujuan membangun sebuah hubungan dan membuat cowo merasa dirinya penting.

Bila cowo menarik diri, berarti ini bukan saatnya berbicara atau mencoba mendekat. Biarkan dia menarik diri. Setelah beberapa waktu, ia akan kembali. Ia akan bersikap penuh cinta dan penuh dukungan, dan akan bertindak seolah-olah tak ada yang terjadi. Inilah saatnya untuk bicara.

Pada saat emas ini, ketika cowo siap berbicara, kaum cewe biasanya ga memprakarsai pembicaraan. Ada tiga alasan yang umum nih :

1. Cewe takut berbicara karena terakhir kali dia pengen bicara, cowo  menarik diri. Secara keliru, dia menganggap si cowo ga suka ma dia dan ga pengen ngedengerin apa yang pengen disampeinnya.

2. Cewe takut cowo itu gi marah ma dia, jadi dia nunggu sampe si cowo itu memulai pembicaraan mengenai perasaan-perasaannya. Cewe tau bahwa apabila dia secara tiba-tiba menarik diri dari si cowo, sebelum dapat menyambung kembali, dia perlu membicarakan apa yang terjadi. Cewe menunggu cowo buat mengawali pembicaraan mengenai apa yang merisaukan hatinya. Tapi si cowo ga ngerasa perlu membicarakan perasaan-perasaan yang merisaukannya, karena sebenernya dia ga marah.

3. Begitu banyak yang pengen diomongin sama cewe. Tapi dia ga pengen bersikap kasar dan bicara begitu aja. Supaya sopan, bukannya membicarakan pikiran2 dan perasaan2nya sendiri, ia justru mengajukan pertanyaan. Pertanyaan mengenai perasaan2 dan pikiran2 si cowo. Kalo si cowo ga ngomong apa2, si cewe cenderung menyimpulkan kalo si cowo ga pengen lagi ngomong sama dia.

Karena mempunyai keyakinan yang keliru inilah yang sering bikin para cewe menjadi kecewa dengan sikap yang diberikan sama para cowo.

Kalo wanita ingin bicara atau lebih dekat, dialah yang harus berbicara, bukannya mengharapkan lelaki mengawali pembicaraan”

Untuk mengawali pembicaraan, cewelah yang perlu lebih dulu berbagi rasa, meski pasangannya hanya bicara sedikit. Setelah ngerasa dihargai karena mau mendengarkan, lambat laun cowo bakalan bicara lebih banyak.

Cowo dapat sangat terbuka untuk berbicara sama cewe, meski pada awalnya dia ga ngomong apa-apa. Tapi terkadang cewe ga tau bahwa cowo harus mempunyai alasan kuat untuk bicara. Mereka ga bicara untuk sekedar berbagi rasa aja. Setelah cewe berbicara sebentar, si cowo akan mulai membuka hati dan berbagi perasaan dengan apa yang baru saja disampaikan si cewe.

Misalnya, si cewe bicara mengenai kesulitan2nya di hari itu, si cowo mungkin akan bicara juga tentang kesulitannya di hari itu juga, agar mereka bisa saling memahami. Sewaktu si cewe membuka hati dan si cowo tidak merasa disalahkan atau ditekan, lambat laun ia akan mulai membuka hati pula.

———————————————————————————

Satu kesalahan gue…yaitu berharap pengen lebih deket ma dia. Tapi malah mengharapkan dia ngomong duluan. Damn! Ternyata gue ga ngerti gimana cara otak cowo berjalan? Sampe akhirnya dia menarik diri…dan menghilang!

Kata grup band Seventeen : “mengapa s’lalu aku yang mengalah.Tak pernahkah kau berfikir sedikit tentang hatiku?” .Ternyata jangan takut buat mengalah! Jangan takut buat menyadarkan dia betapa kita mencintainya dengan tulus. Sebelum semuanya terlambat!!!

Dan gue udah terlambat!!!

Gomenasai…

Komentar
  1. chery_tomato^_^ mengatakan:

    yup!!! membaca pikiran cowo tuh susaaaahhhh!!!

  2. Abdul Cholik mengatakan:

    -masak sih,lebih susah membaca pikiran cewek kok
    -salam

  3. erna kawai mengatakan:

    ya ya ya..emg bnr sih pa. cw tuh byk maunya! jd bingung sendiri ngadepinnya!
    (loh loh loh…sy kan cw?! he2,,)
    -tp ga neko2 ah^_^

    tp cowo jg sama ah!
    makanya mo minta sarannya donk pa! gmn ya cara ngadepin cowo? he2,,,
    apalagi bwt nyari calon swami nih.
    (he2,,,education. wlw msh lama^_^)

  4. Siel mengatakan:

    Alo, salam kenal^^, menurut g si mau cw apa co sama aja ko ada yang ingin di omongin ya tinggal bilang aja. Cumaa….. ini yang penting, cara menyampaikannya dan dalam kondisi bagaimana (waktu, suasana, tempat) harus diperhatikan juga. Ini si menurut pemikiran ku, maap klo ada yang salah ya………. yang penting jangan ada yang dipendam lama2 jadi penyakit deh. btw, jangan lupa jalan2 ama tautkan juga blogku heheheheh…..

    http://tipsbahagia.wordpress.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s